Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Monday, November 18, 2019
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Tanyakan 6 Hal Ini Sebelum Menerima Pekerjaan

Ilustrasi. Sumber foto: JBCconnect.comIlustrasi. Sumber foto: JBCconnect.com

Topcareer.id – Setelah berhasil lolos tahap wawancara, biasanya kamu akan dipanggil kembali ke perusahaan untuk menandatangani kontrak. Eiiit, tapi tunggu dulu! Kamu jangan langsung menandatangani kontrak yang disodorkan. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelumnya.

Dilansir dari Cheatsheet.com, Jumat (8/11/2019), coba pertimbangkan 6 pertanyaan ini sebelum kamu membubuhkan tanda tangan di surat kontrak dan menerima pekerjaan tersebut.

Apakah gaji sesuai yang kamu inginkan?
Tentu saja penawaran gaji menjadi hal utama yang kamu ingin tahu sebelum kamu menerima pekerjaan. Apakah gaji itu sesuai dengan lokasi penempatan, posisi serta beban kerja yang kamu dapatkan? Jika kamu merasa gaji yang ditawarkan terlalu rendah, cobalah untuk bernegosiasi.

Baca juga: Ada Dua Sebab Bosan dengan Pekerjaan, Kamu yang Mana?

Pendiri blog karier Ask a Manager, Alison Green menyarankan kamu harus pastikan gaji yang ditawarkan membuat kamu puas dan yakin setidaknya selama 1 tahun, karena jika kamu sudah mulai bekerja kamu tidak bisa lagi menegosisasi gaji. Hal ini lantaran perusahaan jarang menaikan gaji karyawan dalam 12 bulan pertama karyawan bekerja.

Apa ada benefit lain?
Setiap perusahaan memberikan fasilitas dan tunjangan yang berbeda-beda, seperti tunjangan kesehatan serta dana pensiun. Salary.com menyarankan untuk membandingkan tunjangan dari perusahaan sebelumnya dengan yang baru. lihat apakah itu lebih baik dari sebelumnya dan jika itu tidak lebih baik, coba pertimbangkan apakah kamu masih ingin tetap bekerja di sana?

Baca juga: Baru Lulus Kuliah? Lakukan Ini Sebelum Dapat Pekerjaan Full Time

Cek juga, apakah perusahaan memberikan bonus-bonus lainnya. Mungkin bonus ini hanya uang tambahan yang tidak kamu dapatkan setiap bulannya. Tetapi jika perusahaan memberikan bonus tertentu itu sangat menguntungkan dan artinya mereka menghargai kerja keras kamu, lho.

Apakah pekerjaannya sesuai yang dijanjikan?
Mungkin ini tidak sepenting gaji dan bonus kamu. Tapi ketika kamu menandatangani kontrak, pastikan jabatan dan tugas kamu sesuai dengan apa yang didiskusikan selama wawancara sebelumnya. Jadi penting untuk memastikan semua hasil diskusi dan negosiasi kamu saat wawancara ditulis dalam sebuah kesepakatan. Hal ini akan berguna dan bisa menjadi bukti untuk menuntut jika pekerjaan atau gaji yang kamu dapatkan tidak sesuai dengan diskusi di awal.

Apakah biaya operasional ditanggung perusahaan?
Coba pastikan gaji kamu tidak akan dipotong untuk biaya lainnya dan juga pastikan apakah kamu mendapat biaya transportasi sehari-hari. Jika harus melakukan perjalanan dinas apakah semua hal seperti hotel, makan serta transport akan sepenuhnya ditanggung perusahaan.

Memang umumnya perusahaan akan menanggung hal itu, tapi jika ternyata perusahaan baru kamu tidak menanggungnya, bukannya kamu akan merugi? Jadi penting untuk mendiskusikan ini dan meminta mereka untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Sudahkah kamu meneliti perusahaan yang baru?
Sebelum kamu melamar mungkin kamu sudah mencari informasi umum mengenai perusahaan tersebut. Tapi ketika kamu berhasil lolos seleksi, penting untuk kamu mencari tahu lebih dalam tentang perusahaan tersebut.

Mulai siapa saja yang bekerja di situ, permasalahan apa saja yang pernah mereka alami, apakah perusahaan itu memiliki review yang positif atau negatif dari segala sisi, bagaimana keuangannya selama ini? Apakah mereka pernah bankrut atau mem-PHK para karyawannya? Itu akan sangat membantu, karena itu akan menentukan masa depan kamu.

Apakah kamu dapat tawaran pekerjaan lain?
Mungkin kamu mendapatkan tawaran pekerjaan sekaligus. Disitu kamu bebas memilih mana yang lebih cocok dan mana yang lebih menguntungkan. Ahli strategi karir di Amerika, John Lees mengatakan Ini adalah waktu untuk mengevaluasi daftar keinginan dan tujuan jangka panjang kamu. Dan pada akhirnya, kamu harus memutuskan apakah itu pas atau tidak. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply