Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, November 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Skuter Listrik dan Mobil Otonom Jadi Pilihan Berkendara Selama Pandemi Covid-19

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Kebutuhan akan jarak sosial selama pandemi virus corona telah meningkatkan permintaan untuk perangkat perjalanan individu seperti skuter listrik. Ini disampaikan pembuat skuter listrik China Niu Technologies yang sahamnya terdaftar di Nasdaq dan baru melonjak hampir 300% tahun ini.

Kepala Eksekutif perusahaan, Yan Li mengatakan tren tersebut diamati secara global: Eropa, Amerika Utara, dan bahkan di China di mana penyebaran Covid-19 sebagian besar telah dikendalikan.

Bepergian dengan e-skuter dipandang lebih aman dan mudah, dibandingkan dengan mengendarai mobil dan menggunakan transportasi umum.

Baca Juga: Siap-Siap Honda Akan Produksi Mobil Otonom Level 3 Secara Massal Mulai 2021

“Setelah pandemi ini, orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada menggunakan transportasi umum, sebagian karena takut, dan juga menjaga jarak fisik,” kata Li pada, Rabu (18/11) di konferensi tahunan East Tech West CNBC di distrik Nansha di Guangzhou, Cina.

Faktor-faktor serupa juga telah menyebabkan pergeseran ke arah mobil tanpa pengemudi, kata Jianxiong Xiao, pendiri dan CEO perusahaan kendaraan self-driving AutoX yang berbasis di Hong Kong, yang berbicara pada diskusi panel yang sama.

Dia menjelaskan bahwa mobil yang sepenuhnya otonom membuat penumpang tidak perlu berbagi ruang dengan pengemudi, yang bahkan lebih ramah dan lebih aman.

Selain mengangkut orang berkeliling, kendaraan otonom semacam itu dapat membantu mengirimkan barang-barang penting selama pandemi sambil meminimalkan kontak antar orang, kata Edward Xu, kepala strategi di EHang, produsen kendaraan terbang otonom China.

Selama pandemi virus korona, perusahaan meluncurkan “ambulans udara” untuk membantu rumah sakit mengangkut staf dan persediaan medis selama keadaan darurat, kata Xu, yang juga berbicara di konferensi tersebut.

Terlepas dari manfaat kendaraan otonom, pertanyaan seputar keselamatan dari publik dan regulator tetap menjadi rintangan utama yang mencegahnya menjadi pilihan prioritas. Baik Xiao dan Xu mengatakan bahwa mereka berfokus pada peningkatan teknologi masing-masing untuk memastikan keselamatan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply