Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, April 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Begini Alur Penggunaan GeNose di Bandara Sebagai Syarat Perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 untuk stasiun-stasiun kereta api. (dok. KAI)

Topcareer.id – Penggunaan alat deteksi Covid-19, GeNose, sudah bisa menjadi opsi syarat perjalanan udara yang disediakan oleh bandara. Angkasa Pura Airports (AP I) telah melakukan simulasi penggunaan GeNose C-19 ini di Bandara Internasional Juanda dan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Adapun prosedur dan alur penggunaan GeNose yang disimulasikan yaitu:

– Calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean. Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi Farmalab yang sudah terintegrasi dengan aplikasi e-HAC.

– Calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran.

Baca Juga: Aturan Baru, GeNose Sudah Bisa Jadi Opsi Syarat Perjalanan

– Setelah melakukan pembayaran, calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan dekat tempat pembayaran sesuai dengan nomor urut. Adapun sampel napas yang diambil adalah pembuangan napas pada kembusan ketiga.

Langkahnya yaitu, penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut. Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung hembuskan ke dalam kantong hingga kantor terisi penuh udara dari napas kita. Kemudian kunci kantong agar udara napas di dalam tidak keluar.

Baca juga: WHO Peringatkan Soal Vaksin Covid-19 Palsu, Potensi Bahaya Serius

– Calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas.

– Petugas operator GeNose melakukan pemeriksaan kantong udara dengan alat GeNose C-19.

– Selama menunggu hasil, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan sampe GeNose C-19.

– Calon penumpang dapat mengambil hasil tes setelah petugas akan memanggil nomor urut dan identitas calon penumpang.

– Jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke Puskesmas sesuai domisili. Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.

– Jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C-19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi. Calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check in dan boarding.**(RW)

Tinggalkan Balasan